4 Alasan Kenapa Harus Ngetrip ke Dieng!


Kadang suka ditanya, kamu milih panas apa dingin? Kalau boleh serakah nih, saya nggak akan milih dua-duanya. Lha kok? Pernah dengar ada orang yang punya alergi panas dan alergi dingin? Bisa jadi orang itu adalah saya.

Sepasang Kaos Kaki dari Omicho Market untuk Si Unyil



Apakah kamu suka geregetan kalau sering dikasih nickname semena-mena sama orang? Dewor, Bila Nanti, Jandi, sampai Unyil adalah beberapa nickname yang sempat saya sandang. Unyil? Ya, nickname yang paling nggak saya suka dari banyak nama alias yang berderet dalam sejarah kehidupan saya.

8 Kisah Menarik Selama Solo Backpacker ke Jepang 2017



Setelah mengumpulkan niat, akhirnya postingan tentang solo backpacker ke Jepang 2017  ini selesai juga. Ini adalah kali kedua saya mengunjungi Jepang. Jangan pada ngiri saya ke Jepang ya, karena selalu ada kisah pahit  dan pengorbanan di balik postingan jalan-jalan seseorang. He-he-he. Akhirnya saya berangkat ke Jepang pada tanggal 4 Maret 2017.

Basah-basahan di Pantai Sepanjang


 5 Desember 2015

Sekian lamanya saya menyimpan benci, tetapi selalu saja ada alasan untuk kembali berjemur di bibir pantai. Hanya butuh beberapa menit saja untuk membuktikan betapa dahsyatnya terik matahari.Lihat, kulit saya nampak memerah dan bengkak. Hingga akhirnya, saya menjadi salah satu dari sekian orang yang tak hobi berjemur di pinggir pantai. Apalagi selfie dengan ombak, basah-basahan, dan ciprat-cipratan air.  Big NO!

Mengenal Tengu di Jepang


Nama Tengu seringkali muncul dalam mitos, cerita, film, komik hingga drama Jepang Sosoknya yang dikenal mengerikan, bisa membuat bulu kuduk berdiri. Sesungguhnya, apa itu Tengu?

Harvest Time!



4 May 2016

Setelah menunggu beberapa hari, akhirnya tanaman cabai siap dipanen!
Cabai rawit dengan warna merah membara seolah menggoda saya. Dengan sediit tergesa-gesa, saya mulai menerobos pagar. Banyak sekali cabai rawit yang siap panen. Alamak, hati saya girang bukan kepalang. Akhirnya setelah berminggu-minggu merawat tanaman ini, kini siap memanen hasilnya.

Ramalan Omikuji dari Jepang, Si Dia Datang Terlambat!


待人: おそく来る“
Tebak-tebakan masa depan sepertinya menjadi salah satu hobi masyarakat Jepang. Mengesampingkan kehidupan modern yang serba canggih, kepercayaan masyarakat Jepang terhadap ramalan ternyata masih tinggi. Terlihat dengan banyaknya pemakaian jimat yang  diyakini mampu membawa keburuntungan, kesuksesan, keselamatan, hingga bisa sukses dapat jodoh!